Guru Kreatif di Era Digital

Yayasan BOPKRI by Written by  Yayasan BOPKRI

(0 votes)

Kemajuan teknologi sudah berkembang dengan sangat cepat. Sampai-sampai, tingkat adopsinya pun sudah menyentuh hingga kalangan anak-anak.

Nah, fenomena ini rupanya berpengaruh terhadap aktivitas mereka di bangku sekolah. Kebanyakan sekolah saat ini dinilai sudah tidak cocok dengan gaya mengajar tradisional.

Rani S. Burchmore, Regional Head of Education Practice Dell mengatakan, demi
menyongsong era pendidikan di abad 21 ini, para guru sebaiknya berhenti mengajar dengan cara mendikte muridnya.

"Sebaliknya, guru lebih baik berada dalam posisi sebagai seorang fasilitator. Sebab, ketika masuk ke kelas murid-murid ini sudah terhubung dengan informasi," tukasnya.

"Jadi yang mereka butuhkan adalah interaksi. Guru seharusnya dapat membantu murid untuk mengkonsumsi informasi itu," Rani menambahkan.

Wanita yang juga seorang pengajar ini mewanti-wanti, jika metode pengajaran para guru tak mengikuti perkembangan jaman. Maka ditakutkan akan berdampak negatif terhadap si anak sendiri. Seperti ponsel, mereka bisa saja switch-off atau berhenti berkreasi.

Last modified onRabu, 15 Juni 2016 03:25

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.